Hari Ini, Polisi Dijadwalkan Periksa YouTuber Bigmo Terkait Dugaan Promosi Vape Libatkan Anak

1 day ago 6
Hari Ini, Polisi Dijadwalkan Periksa YouTuber Bigmo Terkait Dugaan Promosi Vape Libatkan Anak Bigmo(Instagram @bigmoskyy)

POLDA Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan terhadap YouTuber bernama Bigmo pada hari ini, Senin (10/8) siang. Pemanggilan ini berkaitan dengan dugaan kasus promosi rokok elektrik atau vape yang melibatkan anak di bawah umur.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah menerima kepastian kehadiran Bigmo. Pemeriksaan ini merupakan bagian dari langkah penyelidikan atas konten yang dinilai melanggar aturan perlindungan anak.

"Untuk Bigmo dijadwalkan pemeriksaan hari ini pukul 13.00 WIB dan sudah terkonfirmasi hadir melalui pengacaranya," ujar Budi saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (10/8).

Proses permintaan keterangan akan berlangsung di ruang Subdirektorat (Subdit) 2 Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan Anak dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA PPO). Selain memanggil pihak terlapor, polisi juga telah bergerak mengumpulkan bukti dari berbagai pihak terkait.

Langkah Penyelidikan dan Pengumpulan Bukti

Sejauh ini, penyidik telah meminta klarifikasi dari pelapor berinisial F, yang merupakan pihak pertama yang mendokumentasikan video promosi tersebut. Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti digital untuk memperkuat konstruksi kasus.

Berikut adalah rincian pihak-pihak yang telah dimintai keterangan dan langkah yang diambil kepolisian:

Pihak Terkait Tindakan Kepolisian
YouTuber Bigmo (Terlapor) Pemanggilan klarifikasi pada Senin pukul 13.00 WIB.
Pelapor (Inisial F) Permintaan klarifikasi dan penyerahan bukti dokumentasi.
Anak-anak & Orang Tua Pemeriksaan terhadap 4 anak dan orang tua dengan pendampingan keluarga.
PT TLI Pendalaman hubungan kerja dengan pihak terlapor.
Barang Bukti Digital Pengamanan hasil live streaming, cuplikan video, dan dokumen pendukung.

Budi menambahkan bahwa saat ini tim penyidik masih melakukan pendalaman lebih lanjut mengenai dugaan pelibatan anak dalam promosi barang tersebut. Analisis terhadap barang bukti digital dan dokumen terkait terus dilakukan guna menentukan unsur pidana dalam kasus ini. (Ant/Z-1)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |