Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden.(Anadolu)
KANKER prostat yang diderita mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden (83) dilaporkan telah menyebar ke bagian tubuh lainnya, termasuk tulang. Kondisi ini menyebabkan rasa sakit yang cukup parah bagi politikus tertua yang pernah menjabat sebagai kepala negara AS tersebut.
Kabar mengenai memburuknya kesehatan Joe Biden disampaikan langsung oleh putranya, Hunter Biden, dalam wawancara emosional bersama BBC pada Jumat (7/8). Hunter mengakui bahwa menyaksikan kondisi ayahnya saat ini merupakan hal yang sangat sulit bagi pihak keluarga.
"Kankernya telah menyebar, ada metastasis ke tulang dan bagian lain. Hal itu sangat menyakitkan dan melemahkan pada berbagai aspek," ujar Hunter Biden sebagaimana dikutip dari sumber Anadolu.
Joe Biden baru mengungkapkan penyakit kanker yang dideritanya kepada publik pada Mei 2025. Pengumuman tersebut dilakukan hanya kurang dari empat bulan setelah dirinya meninggalkan Gedung Putih. Hunter menyebut diagnosis ini menjadi beban berat yang sulit diterima oleh keluarga besar Biden.
Selama masa jabatannya, kesehatan Biden memang kerap menjadi sumber kekhawatiran publik. Biden dan para penasihatnya di Gedung Putih sempat mendapat kecaman karena diduga menutupi kondisi kesehatan yang sebenarnya, terutama setelah ia memutuskan mundur dari pencalonan presiden untuk periode kedua.
Kecurigaan publik sempat menguat saat Biden tampil kurang optimal dalam debat Pilpres AS 2024 melawan Donald Trump, yang kini telah kembali menjabat sebagai presiden. Penampilan tersebut memicu spekulasi mengenai kebugaran fisik dan mental Biden di usia senjanya.
Hunter Biden berharap ayahnya bisa lebih terbuka mengenai rasa sakit yang dirasakannya. "Amat sedih menyaksikannya. Satu-satunya hal yang akan saya katakan soal ayah saya adalah harapan agar ayah bisa lebih sering mengeluh, karena kondisinya memang tidak baik-baik saja," pungkasnya. (Ant/I-1)

















































