Kemenlu Pastikan WNI di Kolombia Aman setelah Gempa M 7,4

9 hours ago 3
Kemenlu Pastikan WNI di Kolombia Aman setelah Gempa M 7,4 Sebuah kendaraan roda empat ringsek tertimpa tembok bangunan yang roboh setelah gempa Kolombia.(Anadolu)

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Kolombia dalam kondisi aman setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang negara tersebut pada Senin (10/8). Direktur Pelindungan WNI (PWNI) Kemlu RI, Heni Hamidah, menyatakan bahwa pihak KBRI Bogota telah bergerak cepat menjalin komunikasi dengan para WNI di berbagai wilayah terdampak.

“Berdasarkan pemantauan KBRI Bogota, seluruh WNI di Kolombia dilaporkan dalam kondisi aman,” ujar Heni dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (11/8).

Kemlu RI menegaskan bahwa KBRI Bogota akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan. Koordinasi intensif dengan WNI di wilayah terdampak tetap dilakukan, termasuk menyiapkan langkah-langkah darurat sebagai antisipasi jika terjadi gempa susulan.

Dampak Gempa dan Status Bencana Nasional

Gempa dahsyat tersebut diketahui berpusat di wilayah Choco, sekitar 280 km dari ibu kota Bogota. Getaran kuat dirasakan di sejumlah kota besar, termasuk Bogota, Cali, Medellin, Pereira, Manizales, hingga Ibague.

Laporan dari kantor berita Anadolu menyebutkan sedikitnya 111 orang meninggal dunia akibat bencana ini. Presiden Kolombia, Abelardo De La Espriella, mengungkapkan bahwa selain korban jiwa, setidaknya 87 orang mengalami luka-luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan.

Kerusakan infrastruktur dilaporkan sangat masif, meliputi:

  • 1.575 rumah rusak (37 di antaranya hancur total).
  • 61 bangunan runtuh.
  • Kerusakan pada 18 pusat layanan kesehatan dan 52 fasilitas pendidikan.
  • Kerusakan pada 17 pusat kegiatan masyarakat dan 18 ruas jalan utama.

Menyikapi skala kerusakan tersebut, Pemerintah Kolombia telah menetapkan status bencana nasional. Langkah ini diambil untuk memperkuat mobilisasi sumber daya dan koordinasi antarlembaga dalam menangani situasi darurat serta mempercepat penilaian kebutuhan di wilayah terdampak melalui Pos Komando Terpadu.

Imbauan bagi WNI

KBRI Bogota mengimbau seluruh WNI yang berada di Kolombia untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. WNI diminta selalu mengikuti arahan otoritas setempat, memantau informasi dari sumber resmi, serta menjaga komunikasi aktif dengan pihak perwakilan RI.

Hotline Darurat:
Bagi WNI yang memerlukan bantuan atau berada dalam kondisi darurat, dapat menghubungi hotline KBRI Bogota di nomor: +57 301 9061706.

(Ant/E-3) 

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |