Mahasiswa Harus Punya Kepedulian Sosial dan Karakter Kuat

21 hours ago 1
Mahasiswa Harus Punya Kepedulian Sosial dan Karakter Kuat Pengenalan Kehidupan Kampus Bela Negara (PKKBN) 2026 Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Yogyakarta, Senin (10/8)(MI/Agus Utantoro)

MENTERI Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menegaskan mahasiswa tidak cukup hanya mengejar keberhasilan akademik. Mahasiswa juga perlu memiliki kemampuan kepemimpinan, kepedulian sosial, dan karakter kuat untuk menjadi penggerak perubahan.

Pesan tersebut disampaikan Brian secara daring dalam pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus Bela Negara (PKKBN) 2026 Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Yogyakarta, Senin (10/8). Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum penyambutan 5.880 mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027.

PKKBN 2026 berlangsung selama enam hari hingga Sabtu dengan tema "Membentuk Generasi Inovatif, Berkarakter Bela Negara, dan Berdaya Saing Global untuk Indonesia Emas 2045."

Brian mengatakan mahasiswa memiliki peran penting dalam mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045. Melalui Tridharma Perguruan Tinggi, mahasiswa didorong mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan daya saing.

“Mahasiswa memiliki peran penting dalam mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, mahasiswa tidak cukup hanya berorientasi pada keberhasilan akademik, tetapi juga perlu memiliki kemampuan kepemimpinan, kepedulian sosial, serta karakter yang kuat sebagai penggerak perubahan,” ujar Brian.

Menurut dia, PKKBN menjadi wadah bagi mahasiswa baru untuk mengenal nilai-nilai Kampus Bela Negara sekaligus beradaptasi dengan lingkungan dan kehidupan akademik di perguruan tinggi.

65.008 PENDAFTAR
Rektor UPN "Veteran" Yogyakarta Mohamad Irhas Effendi mengatakan 5.880 mahasiswa baru tersebut merupakan hasil seleksi dari 65.008 pendaftar dalam Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026.

“Kalian adalah sosok terpilih di UPN ‘Veteran’ Yogyakarta, maka tunjukkan bahwa kalian memang orang-orang yang pantas sebagai mahasiswa UPN ‘Veteran’ Yogyakarta,” kata Irhas.

Tahun ini, UPN "Veteran" Yogyakarta juga menerima 15 mahasiswa internasional melalui Wimaya International Scholarship (WIS) dari sejumlah negara, antara lain Pakistan, Gambia, Tanzania, Timor Leste, Turkmenistan, dan Kamerun.

Selain itu, kampus menerima tujuh mahasiswa melalui Program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADIK) dan 13 mahasiswa asal Papua. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses dan meningkatkan layanan pendidikan.

Irhas menegaskan nilai Bela Negara merupakan identitas UPN "Veteran" Yogyakarta yang menjadi dasar pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.

“UPN ‘Veteran’ Yogyakarta tidak boleh meninggalkan nilai-nilai yang diwariskan oleh para pejuang. Itulah sebabnya UPN Veteran Yogyakarta menggunakan dasar Bela Negara sebagai kerangka implementasi kegiatan Tridharma,” ujarnya.

Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Alumni UPN "Veteran" Yogyakarta Rudiyanto mengatakan sekitar 80.000 alumni kampus tersebut telah berkiprah di pemerintahan, BUMN, perusahaan swasta nasional dan multinasional, serta berbagai bidang kemasyarakatan.

“Alumni UPN ‘Veteran’ Yogyakarta saat ini berjumlah sekitar 80.000 orang yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia hingga mancanegara,” ujar Rudiyanto.

Rangkaian PKKBN 2026 diisi kegiatan di fakultas dan program studi, outbound dan inbound, serta pengenalan lima nilai dasar Bela Negara. Kegiatan ditutup dengan Gebyar Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan penampilan mozaik mahasiswa baru. (E-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |