Operasional Stasiun Kampung Bandan Berangsur Kondusif Usai Kebakaran Lahan

23 hours ago 11
Operasional Stasiun Kampung Bandan Berangsur Kondusif Usai Kebakaran Lahan Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.(Antara)

KEBAKARAN lahan yang ditumbuhi alang-alang di dekat Stasiun Kampung Bandan, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, sempat mengganggu operasional perjalanan Commuter Line pada Senin (10/8). Insiden yang menghanguskan lahan seluas 15.000 meter persegi milik PT KAI tersebut diduga kuat dipicu oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Budi Haryono, mengonfirmasi bahwa dugaan awal penyebab api berasal dari aktivitas manusia di sekitar lokasi. Berdasarkan keterangan warga setempat, api pertama kali muncul di area yang sering digunakan untuk pelepasan burung merpati.

“Dugaan penyebab kebakaran lahan milik PT KAI seluas 15.000 meter persegi akibat puntung rokok,” ujar Budi Haryono di Jakarta, Senin.

Laporan kebakaran pertama kali diterima oleh petugas pada pukul 14.38 WIB. Kondisi lahan yang dipenuhi ilalang kering membuat api dengan cepat merambat dan meluas. Untuk mengatasi kobaran api, Sudin Gulkarmat mengerahkan kekuatan penuh sebanyak 40 personel gabungan.

Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, merinci bahwa armada yang dikerahkan terdiri dari enam unit mobil pemadam dari Jakarta Utara dan dua unit bantuan dari Jakarta Pusat. Petugas harus berjibaku selama lebih dari tiga jam untuk memastikan api tidak merambat ke fasilitas stasiun yang lebih vital.

Api akhirnya berhasil dipadamkan secara total pada pukul 17.44 WIB. “Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan dan situasi kembali normal,” tambah Budi.

Dampak Terhadap Layanan Commuter Line

Kebakaran ini berdampak langsung pada jadwal perjalanan KRL Commuter Line, khususnya relasi Stasiun Tanjung Priok menuju Stasiun Jakarta Kota dan sebaliknya. Asap tebal dan posisi titik api yang berdekatan dengan jalur kereta memaksa pihak operator melakukan rekayasa serta penghentian sementara layanan demi keamanan penumpang.

Pihak KAI Commuter sempat menyampaikan permohonan maaf atas gangguan yang terjadi mulai pukul 15.21 WIB. Namun, seiring dengan keberhasilan petugas melokalisir api, jalur tersebut dinyatakan aman kembali pada pukul 15.58 WIB.

Data Insiden Kebakaran Stasiun Kampung Bandan:

  • Luas Lahan: 15.000 Meter Persegi
  • Penyebab Diduga: Puntung Rokok
  • Personel Dikerahkan: 40 Orang
  • Armada: 8 Unit Mobil Damkar
  • Waktu Penanganan: ± 3 Jam (14.38 - 17.44 WIB)

Peringatan Bahaya di Musim Kering

Insiden ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok atau membakar sampah sembarangan, terutama di area terbuka yang ditumbuhi vegetasi kering. Area ilalang yang kering sangat rentan tersulut api meski hanya dari sumber panas kecil, yang kemudian dapat memicu kebakaran besar dan mengganggu fasilitas publik strategis seperti transportasi kereta api.

Saat ini, situasi di sekitar Stasiun Kampung Bandan telah dinyatakan kondusif, dan perjalanan KRL telah beroperasi sesuai jadwal normal setelah sempat mengalami hambatan selama proses pemadaman berlangsung. (Ant/I-1)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |