Pemilik Nottingham Forest Gugat Crystal Palace Terkait Spanduk Kontroversial

12 hours ago 3
Pemilik Nottingham Forest Gugat Crystal Palace Terkait Spanduk Kontroversial Pemilik Nottingham Forest Evangelos Marinakis(AFP/JUSTIN TALLIS)

PEMILIK Nottingham Forest, Evangelos Marinakis, resmi menempuh jalur hukum dengan menggugat Crystal Palace ke Pengadilan Tinggi (High Court). Langkah ini diambil menyusul pembentangan spanduk kontroversial oleh pendukung Palace yang dinilai mencemarkan nama baik pengusaha asal Yunani tersebut.

Gugatan pencemaran nama baik tersebut diajukan oleh tim pengacara Marinakis pada Senin (10/8) waktu setempat, dengan menempatkan CPFC Limited sebagai salah satu dari dua pihak tergugat. Perselisihan ini berakar dari insiden di Selhurst Park saat kedua tim bermain imbang 1-1 di ajang Liga Primer Inggris, Agustus tahun lalu.

Spanduk Provokatif dan Tuduhan Serius

Dalam pertandingan tersebut, sekelompok pendukung Crystal Palace membentangkan spanduk yang menggambarkan visual Marinakis sedang menodongkan pistol ke kepala gelandang Forest, Morgan Gibbs-White.

Selain visual yang provokatif, spanduk tersebut memuat tulisan sarkastis: "Mr Marinakis is not involved in blackmail, match-fixing, drug trafficking or corruption."

Marinakis secara konsisten membantah keras segala tuduhan terkait pengaturan skor, perdagangan narkoba, atau korupsi yang dialamatkan kepadanya di masa lalu. Tindakan fans Palace tersebut dianggap telah melampaui batas kritik sepak bola dan masuk ke ranah fitnah yang merugikan reputasi sang pemilik klub.

Sanksi FA dan Aturan Ketat

Sebelum gugatan ini muncul, Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) telah menjatuhkan dakwaan kepada Crystal Palace pada November 2025. Palace dianggap gagal memastikan pendukung mereka tidak berperilaku tidak pantas, ofensif, kasar, atau provokatif.

Meskipun FA tidak secara spesifik menyebut spanduk tersebut sebagai alasan tunggal dakwaan, otoritas sepak bola Inggris memiliki aturan ketat terkait pesan-pesan yang mengandung slogan politik, ofensif, dan mencemarkan nama baik di dalam stadion.

Konteks Rivalitas dan Morgan Gibbs-White

Ketegangan antara kedua klub juga diperparah oleh situasi transfer Morgan Gibbs-White. Pemain internasional Inggris tersebut hampir meninggalkan Forest musim panas lalu setelah Tottenham Hotspur dikabarkan memicu klausul pelepasan senilai Rp1,2 triliun (£60 juta).

Namun, Gibbs-White akhirnya memilih bertahan dan menandatangani kontrak baru di City Ground. Dalam sebuah wawancara bersama Marinakis, ia menegaskan komitmennya untuk tetap membela Forest, sebuah keputusan yang tampaknya menjadi sasaran ejekan fans Palace melalui spanduk tersebut.

Hubungan kedua klub juga sempat memanas di level administratif. Nottingham Forest, yang dimiliki Marinakis, mengambil alih posisi Crystal Palace di Liga Europa musim lalu. Hal ini terjadi setelah Palace terpaksa turun ke Liga Konferensi akibat pelanggaran aturan kepemilikan multiklub UEFA.

Hingga saat ini, pihak Crystal Palace belum memberikan pernyataan resmi terkait gugatan hukum yang diajukan di High Court tersebut. Kasus ini diprediksi akan menjadi perhatian serius otoritas liga terkait batasan ekspresi suporter di tribun stadion. (bbc/Z-1)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |