Vivienne Lee, Regional Vice President, Usana APAC, mengatakan pengembangan Celavive menjadi bagian dari perluasan keahlian Usana di bidang kesehatan sel ke ranah perawatan kulit.(Dok. PT Usana Health Sciences Indonesia)
PERKEMBANGAN industri perawatan kulit semakin mengarah pada pendekatan berbasis sains. Konsumen tidak hanya mempertimbangkan klaim manfaat produk, tetapi juga mulai memperhatikan kandungan, teknologi formulasi, riset, serta bagaimana produk bekerja dalam rutinitas perawatan kulit.
Perubahan tersebut mendorong pengembangan produk skincare yang menggabungkan riset ilmiah dengan teknologi formulasi. Salah satu pendekatan yang berkembang adalah cellular science, yakni pengembangan perawatan kulit yang menitikberatkan pada kesehatan kulit hingga tingkat sel.
Pendekatan tersebut menjadi bagian dari perkembangan lini perawatan kulit Celavive yang dikembangkan PT Usana Health Sciences Indonesia. Pengembangan terbaru Celavive diperkenalkan bersamaan dengan momentum 10 tahun perjalanan Usana di Indonesia.
Celavive dikembangkan oleh Dr. Myron Wentz, imunolog dan mikrobiolog sekaligus pendiri Usana Health Sciences, dengan pengalaman riset di bidang sel. Rangkaian skincare tersebut memadukan sejumlah teknologi, termasuk InCelligence Technology™, BioPeptide-CS, dan Olivol24.
Teknologi dan formulasi tersebut digunakan untuk membantu menjaga kelembapan, mempertahankan tampilan kulit yang halus, serta mendukung kulit agar tampak lebih sehat dan bercahaya melalui penggunaan yang konsisten.
Dalam penggunaannya, Celavive mengusung rutinitas perawatan yang terdiri atas empat tahap, yakni Cleanse, Prep, Correct, dan Hydrate. Rangkaian tersebut dirancang agar perawatan kulit dapat dilakukan secara komprehensif namun tetap sederhana.
Formulasi terbaru Celavive mencakup Bi-Phase Makeup Remover, Creamy Foam Cleanser, Perfecting Toner, Resurfacing Serum, Vitalizing Serum, Triple Action Eye Cream, serta Contouring Face & Neck Crème.
Vivienne Lee, Regional Vice President, Usana APAC, mengatakan pengembangan Celavive menjadi bagian dari perluasan keahlian Usana di bidang kesehatan sel ke ranah perawatan kulit.
"Selama satu dekade terakhir, Usana Indonesia telah berkembang menjadi komunitas health and wellness yang terpercaya, didorong oleh sains, inovasi, dan semangat para brand partner. Kami telah membangun reputasi yang kuat di bidang kesehatan sel, dan Celavive memperluas keahlian ini ke dalam perawatan kulit berbasis sel," kata Vivienne.
Menurut dia, Indonesia masih memiliki potensi pertumbuhan yang besar. Karena itu, perusahaan berkomitmen menghadirkan produk yang didukung penelitian untuk mengikuti perkembangan kebutuhan konsumen.
Edukasi jadi bagian dari perawatan
Seiring berkembangnya produk skincare berbasis sains, edukasi konsumen menjadi bagian penting agar masyarakat dapat memahami pendekatan dan teknologi yang digunakan dalam produk perawatan kulit.
Hal tersebut menjadi salah satu fokus Celavive Entrepreneur Forum yang digelar Usana. Forum tersebut mempertemukan Brand Partners, beauty enthusiasts, dan para female leaders untuk berbagi wawasan, memperluas jejaring, serta membahas peluang pengembangan diri dan komunitas.
Forum tersebut menghadirkan Global Celavive Skincare Experts Joy Tan dan Violet Chan. Selain sesi edukasi, kegiatan juga menampilkan kisah transformasi dari Brand Partner di dalam dan luar negeri.
Pembahasan dalam forum menyoroti pendekatan berbasis sains dalam perawatan kulit, pentingnya edukasi konsumen, serta peran komunitas dalam membangun kepercayaan diri dan pemberdayaan perempuan.
Lee Yee Pei, Regional Executive Director–Marketing, Usana APAC, mengatakan pendekatan Celavive tidak hanya menempatkan skincare sebagai produk perawatan, tetapi juga menghubungkan sains dengan komunitas.
"Celavive lebih dari sekadar skincare. Celavive merupakan tempat di mana sains, skincare, dan komunitas bersatu. Berlandaskan keyakinan bahwa kulit yang tampak sehat bermula dari tingkat sel, Celavive memberdayakan para wanita untuk menumbuhkan kepercayaan diri," kata Lee.
Menurut dia, pendekatan tersebut berkembang menjadi komunitas di kawasan Asia Pasifik yang mendorong perempuan untuk saling menginspirasi dan berkembang bersama.
Inovasi berbasis riset
Selain pengembangan produk perawatan kulit, Usana juga memperoleh pengakuan melalui penghargaan Excellence Cellular Nutrition Innovation Brand dalam Bisnis Indonesia Awards 2026.
Penghargaan tersebut diberikan atas konsistensi perusahaan dalam mengembangkan solusi kesehatan berbasis inovasi dan riset, sekaligus membangun ekosistem Brand Partners yang berperan dalam memperluas edukasi mengenai gaya hidup sehat kepada masyarakat Indonesia.
Roni Fahroni, Senior Manager Market Development & Marketing PT Usana Health Sciences Indonesia, mengatakan komunitas menjadi salah satu elemen penting dalam pendekatan Usana terhadap edukasi gaya hidup sehat.
"Kekuatan Usana Indonesia terletak pada komunitas brand partner yang membantu menjadikan gaya hidup sehat berbasis sains menjadi lebih sederhana dan mudah diakses oleh konsumen. Melalui edukasi yang terpercaya, bimbingan pribadi, serta solusi nutrisi dan perawatan kulit berkualitas tinggi, bersama-sama kami memberdayakan lebih banyak masyarakat Indonesia untuk membuat pilihan yang tepat demi kesejahteraan mereka," ujar Roni.
Usana Indonesia telah beroperasi di Indonesia selama satu dekade. Memasuki dekade berikutnya, perusahaan menyatakan akan melanjutkan pengembangan inovasi berbasis riset, memperluas edukasi kepada masyarakat, serta memperkuat komunitas yang mendorong penerapan gaya hidup sehat.
Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa pendekatan berbasis sains semakin menjadi bagian dari strategi industri kesehatan dan kecantikan, baik melalui inovasi formulasi maupun edukasi konsumen. Bagi konsumen, perkembangan ini juga membuat pemahaman terhadap kandungan, teknologi, serta bukti ilmiah di balik sebuah produk menjadi semakin relevan dalam menentukan pilihan perawatan kulit. (Put/E-1)

















































