Pesepak bola Persebaya Surabaya Milos Raickovic (tengah) berselebrasi usai mencetak gol ke gawang PSBS Biak pada pertandingan BRI Super League di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (2/5/2026).(Antara)
DUEL sengit bakal tersaji di Grup B Piala Presiden 2026. Pelatih kepala Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, secara terbuka menyebutkan bahwa pertandingan kontra PSMS Medan akan menjadi ujian yang tidak mudah bagi skuad asuhannya.
Laga krusial matchday kedua penyisihan grup ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada Rabu (29/7) malam.
Analisis Lawan: PSMS Medan Diprediksi Tampil Lebih Termotivasi
Menghadapi Ayam Kinantan, juru taktik asal Portugal tersebut meminta anak asuhnya agar tidak terkecoh dengan hasil-hasil sebelumnya. Ia menilai motivasi lawan dipastikan berlipat ganda karena menghadapi sesama klub tanah air yang karakternya sudah sangat dipahami.
"Jangan hanya melihat pertandingan terakhir mereka (PSMS) karena besok akan menjadi pertandingan yang berbeda. Saya yakin ini akan menjadi laga yang sulit bagi kami," ucap Tavares saat memimpin sesi latihan di Lapangan C Stadion GBT Surabaya, Selasa.
Tavares memprediksi tempo permainan akan berjalan sangat cepat dan ketat. Oleh sebab itu, ia dengan tegas memperingatkan para penggawa Bajul Ijo untuk tidak sedikitpun memandang sebelah mata kekuatan lawan.
Rotasi Pemain dan Update Kondisi Kebugaran Skuad
Sebagai langkah antisipasi padatnya jadwal, eks pelatih PSM Makassar ini terus memantau ketat aspek fisik para pemain. Keputusan final mengenai siapa saja yang akan diturunkan sejak menit awal baru akan diambil setelah melihat hasil pemulihan serta sesi latihan terakhir.
"Kalau saya melihat pemain belum bisa tampil dalam kondisi yang baik, saya lebih memilih tidak memainkannya. Siapa yang menunjukkan performa terbaik saat latihan, dia yang akan bermain," jelasnya.
Peluang terbuka lebar bagi seluruh pemain untuk mengamankan tempat di starting eleven. Termasuk di antaranya adalah gelandang asing Diogo Ramalho, yang performanya dinilai terus menanjak positif meskipun sempat bergabung dengan kondisi fisik yang belum optimal. Menurut pantauan sang pelatih, kontribusi Diogo saat bersua Persija Jakarta jauh lebih solid ketimbang saat menghadapi PSIS Semarang, khususnya dalam aspek transisi bertahan.
Fokus Penuh ke Tim Sendiri, Abaikan Skenario Semifinal
Menanggapi peluang Persebaya untuk melangkah mulus ke babak semifinal jika sukses meraup tiga poin atas PSMS, Tavares memilih bersikap realistis. Ia menilai peta persaingan di Grup B masih sangat dinamis dan terbuka lebar bagi tim mana pun.
Alih-alih memikirkan jalan terjal menuju fase berikutnya atau skenario poin sama antar tim, ia memilih untuk fokus total pada proses pemulihan fisik pemain serta persiapan taktik secara menyeluruh.
Bahkan, ketika disinggung mengenai potensi strategi timnya yang lebih mudah terbaca oleh lawan akibat keikutsertaan di turnamen pramusim ini, Tavares menanggapinya dengan santai.
"Saat ini perhatian saya adalah tim kami sendiri, mencari pemain dengan performa terbaik untuk mempersiapkan diri menghadapi Super League," pungkasnya.














































