Polres Tegal, Polda Jawa Tengah terus membantu air bersih bagi warga desa yang terdampak kekeringan.(MI/Supardji Rasban)
POLRES Tegal, Polda Jawa Tengah terus membantu air bersih bagi warga desa yang terdampak kekeringan. Warga Desa Dukuhbangsa, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, mendapat bantuan 5.000 liter air bersih yang dilakukan Polsek Jatinegara, Polres Tegal, bersama PMI Kecamatan Jatinegara.
Bantuan tersebut disalurkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi 110 kepala keluarga atau 336 jiwa. Bagi masyarakat, bantuan air bersih menjadi dukungan yang berarti untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama ketika ketersediaan air menjadi kebutuhan penting bagi warga.
Penyaluran bantuan turut dihadiri Kapolsek Jatinegara, IPTU Marsono bersama Bhabinkamtibmas Desa Dukuhbangsa Bripka Eko Adi, Kepala PMI Kecamatan Jatinegara Buhctar beserta anggota, Sekretaris Desa Dukuhbangsa, serta relawan Desa Dukuhbangsa.
Kehadiran personel Polri bersama unsur kemanusiaan dan pemerintah desa mendapat apresiasi dari masyarakat. Bantuan yang datang langsung ke lingkungan warga dinilai memudahkan masyarakat dalam memperoleh kebutuhan air bersih.
Kapolsek Jatinegara IPTU Marsono mengatakan bahwa kepolisian akan terus berupaya hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan.
“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Polri selalu hadir di tengah mereka. Ketika ada warga yang membutuhkan air bersih, kami bersama unsur terkait berupaya membantu agar kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi,” ujar Marsono, Minggu (9/8).
Kolaborasi antara Polri, PMI, pemerintah desa, dan relawan menjadi bagian penting dalam proses penyaluran bantuan. Kehadiran berbagai unsur tersebut membuat bantuan dapat diterima langsung oleh warga yang membutuhkan.
Bagi masyarakat Dukuhbangsa, bantuan tersebut bukan sekadar air bersih, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian yang memberikan rasa diperhatikan dan didampingi ketika menghadapi keterbatasan kebutuhan dasar.
Polsek Jatinegara bersama unsur terkait berkomitmen untuk terus membangun kepedulian dan sinergi dengan masyarakat dalam menghadapi berbagai kebutuhan di lingkungan sekitar. (E-2)

















































