Cyaca cerah berawan di tampak di Pantai Bobby, Karimunjawa, Jawa Tengah Selasa (11/8) gelombang tinggi masih berlangsung di perairan tersebut. (MI/Akhmad Safuan)
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Jawa Tengah didominasi cerah berawan hingga berawan sepanjang hari, Selasa (11/8). Meski tidak ada potensi hujan, masyarakat diimbau mewaspadai ancaman gelombang tinggi hingga 4 meter di perairan selatan, banjir rob di jalur Pantura, serta risiko kekeringan.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Winda Ratri, menyampaikan bahwa suhu udara berkisar antara 16–34 derajat Celsius dengan kelembapan 45–95 persen. Angin bertiup dari arah timur ke selatan dengan kecepatan 5–35 km/jam. Perbedaan suhu udara terasa cukup mencolok, terutama di kawasan pegunungan dan dataran tinggi, di mana cuaca terasa sangat dingin pada malam hari dan panas terik pada siang hari.
Kondisi tanpa hujan ini juga mempercepat penyusutan sumber air seperti sumur, danau, waduk, sungai, dan embung, yang memicu bencana kekurangan air bersih di puluhan daerah di Jawa Tengah.
"Jelang puncak musim kemarau ini, waspada terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), karena banyak tanaman kering dan mudah tersulut api," ujar Winda.
Di sisi lain, potensi bahaya laut mengintai wilayah pesisir. Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang, Wahyu Sri Mulyani, menjelaskan bahwa gelombang tinggi berkisar 2,5 hingga 4 meter berpeluang terjadi di perairan selatan Jawa Tengah. Kondisi ini sangat berisiko bagi aktivitas pelayaran, mulai dari kapal nelayan, tongkang, hingga kapal angkutan penumpang, terutama saat kecepatan angin melebihi 15 knot.
Sementara itu, perairan utara Jawa Tengah diprakirakan mengalami gelombang tinggi 1,25 hingga 2,5 meter, khususnya di perairan Karimunjawa. Fenomena air laut pasang (rob) juga terjadi pada pukul 05.00–09.00 WIB dengan ketinggian maksimum mencapai 1 meter, yang memicu banjir di pesisir Pantura.
"Waspadai gelombang tinggi dan banjir rob di sejumlah daerah seperti Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Demak, Jepara, Pati dan Rembang, karena akan mengganggu aktivitas waga," tutur Wahyu.
Secara umum, cuaca perairan Jawa Tengah diprakirakan cerah berawan dengan pola angin bertiup dari arah timur laut ke tenggara pada kecepatan 2–20 knot.
"Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter madih berpeluang terjadi di Karimunjawa," imbuhnya. (Z-2)

















































