Tak Lagi Efektif, Basarnas Resmi Hentikan Pencarian Korban KM Nurul Salsa di Perairan Selayar

2 weeks ago 3
Tak Lagi Efektif, Basarnas Resmi Hentikan Pencarian Korban KM Nurul Salsa di Perairan Selayar KEPALA Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii.(Dok. Antara)

KEPALA Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menyatakan bahwa operasi pencarian korban kecelakaan kapal tenggelam Kapal Motor (KM) Nurul Salsa di Perairan Selayar, Sulawesi Selatan, resmi dihentikan. Keputusan ini diambil karena operasi pencarian korban KM Nurul Salsa dinilai sudah tidak lagi efektif.

Syafii menjelaskan bahwa penghentian pencarian tersebut merupakan keputusan bersama yang melibatkan pihak keluarga korban. Dialog telah dilakukan dengan keluarga dari 14 penumpang yang hingga kini masih dinyatakan hilang.

"Dengan kemampuan kita bersama potensi, beberapa korban memang statusnya dinyatakan hilang dan itu pun keputusan diambil bersama karena memang sudah dinyatakan tidak efektif untuk operasi dilaksanakan," ujar Mohammad Syafii di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Meski operasi secara resmi ditutup, Basarnas menegaskan tidak menutup kemungkinan untuk membuka kembali pencarian jika ditemukan indikasi atau petunjuk baru di masa mendatang.

"Namun, kalau ada tanda-tanda tentunya kita akan membuka operasi lagi untuk melaksanakan operasi lanjutan," tegas Syafii.

Kronologi dan Data Evakuasi

KM Nurul Salsa dinyatakan tenggelam di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar pada 15 Juli 2026. Sejak saat itu, tim SAR gabungan telah melakukan upaya pencarian intensif selama tujuh hari, yang kemudian diperpanjang selama tiga hari, sehingga total durasi operasi mencapai 10 hari.

Berdasarkan data akhir operasi yang dievaluasi pada Jumat (24/7/2026), berikut adalah rincian hasil evakuasi korban KM Nurul Salsa:

  • Selamat: 58 orang berhasil dievakuasi dalam keadaan hidup.
  • Meninggal Dunia: 4 orang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
  • Hilang: 14 orang masih belum ditemukan dan dinyatakan hilang.

Penutupan operasi ini menandai berakhirnya fase pencarian aktif di lapangan, namun pemantauan terhadap informasi sekecil apa pun dari masyarakat pesisir tetap dilakukan guna menindaklanjuti kemungkinan adanya temuan baru terkait para korban yang masih hilang. (Ant/H-3)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |