Usai Kasus Pencuri Ayam Tewas, Gubernur Bali Dorong Pencegahan Aksi Main Hakim Sendiri

2 weeks ago 4
Usai Kasus Pencuri Ayam Tewas, Gubernur Bali Dorong Pencegahan Aksi Main Hakim Sendiri Gubernur Bali(MI/Arnoldus Dhae)

GUBERNUR Bali Wayan Koster menyikapi dua isu besar di Bali yang menjadi sorotan publik dan jadi isu nasional. Dua isu tersebut yakni viralnya fun run di Canggu Bali yang disebut melarang warga lokal untuk ikut berpartisipasi dan kasus pengeroyokan di Baturiti Bali hingga menewaskan seorang yang diduga melakukan pencurian ayam.

Koster mengumpulkan seluruh Forkompinda Bali mulai dari Kapolda, seluruh kepala OPD terkait di Rumah Jabatan Gubernur Bali Jaya Sabha Denpasar, Selasa (28/7/2026). Hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, perwakilan dari Kodam IX Udayana, Kejaksaan Tinggi Bali, unsur TNI dari AL, AU, Imigrasi dan seluruh perwakilan lainnya. 

Koster menjelaskan, kasus penganiayaan hingga tewas terhadap terduga pelaku pencurian ayam berinisial KD di Baturiti, Tabanan dan viral di media sosial mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Bali. Koster meminta masyarakat untuk tidak bertindak reaktif dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat kepolisian.

​"Semua harus menjaga situasi di masing-masing desa, tidak perlu terlalu reaktif. Kalaupun melakukan tindakan pencegahan, ya, boleh, tapi tentu saja kemanusiaan harus diutamakan," tegas Koster.

​Ia menambahkan, Pemprov Bali akan merangkul tokoh masyarakat dan pihak desa adat untuk memberikan edukasi serta pemahaman kepada warga agar aksi main hakim sendiri tidak terulang kembali di wilayah manapun.

Menjawab pertanyaan wartawan mengenai latar belakang ekonomi dan stigma kriminalitas di beberapa wilayah desa, termasuk desa asal korban, Koster menegaskan bahwa penanganan masalah kesejahteraan adalah tanggung jawab lintas pemerintah daerah.

"Kalau soal ekonomi, tidak hanya satu desa, ada sejumlah desa. Tentu di sini Pemprov bersama pemerintah kabupaten harus melakukan upaya bersama dalam pemberdayaan masyarakat," ujar Koster.

​Pada kesempatan yang sama, Kapolda Bali Irjen Daniel Adityajaya mengonfirmasi bahwa saat ini sudah ada 5 orang yang diamankan terkait kasus pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia tersebut.

Pihak kepolisian masih terus mengumpulkan barang bukti dan melakukan penanganan hukum lebih lanjut. Ia juga menjelaskan dan meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat yang dapat memperkeruh suasana.

"Polisi sudah bekerja sesuai mekanisme yang ada, semua sudah ditahan, dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku," ujarnya. 

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, viral pencuri ayam aduan berinisial KD tewas diamuk massa di Kecamatan Baturiti, Tabanan belum lama ini. Peristiwa ini menjadi viral tatkala sang anak pelaku yang menangisi kematian nahas ayahnya tersebut saat warga menggotong jenazah ayahnya.

Mengingat betapa mudahnya orang terprovokasi dan mengambil tindakan main hakim sendiri, warganet pun mengecam aksi tersebut. Kasus ini menjadi atensi publik sehingga saling mempersalahkan dan warga Bali kena dampaknya secara keseluruhan. (OL)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |